KLB (KEJADIAN LUAR BIASA), PERSAKSIAN RESMI MAUQIF SYAIKH RABI’ TERHADAP AL-BĪYALĪ DIHAPUS Dr. ABDUL ILAH⚠
(Selamatkan Arafāt?)
بسم الله والحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين أما بعد
Adapun mengenai Hisyam Al-Biyali, berdasarkan pengetahuan saya, SAYA TIDAK MENGETAHUI SEORANG PUN DARI MASYAYIKH KAMI, baik yang telah wafat -semoga Allah merahmati mereka- maupun yang masih hidup -semoga Allah melindungi mereka- YANG MEMBERIKAN TAZKIYAH (REKOMENDASI) ATAU PUJIAN KEPADANYA. SUDAH BERTAHUN-TAHUN KEADAAN INI BERLANGSUNG, dan hingga kini saya tetap berpendapat demikian.
SAYA JUGA MENYAKSIKAN bahwa Syaikh Rabi’ رحمه الله ketika dikunjungi oleh Al-Biyali bersama orang² yang menyertainya, BELIAU MENASIHATINYA & BELIAU DALAM KEADAAN TIDAK SENANG DAN MARAH TERHADAPNYA.
Jika kemudian muncul perkembangan baru terkait dirinya, maka rujukannya adalah para ulama.
Wallahu a’lam.
Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam.
‘Abd al-Ilāh bin ‘Abd al-‘Azīz ar-Rifā’ī
Selasa, 16 Muharram 1448 H
[Link](https://www.facebook.com/share/18tWWLXiKS/)
☝Tanazzul Jadali Tidak Ada Persaksian Dr. Abdul Ilah (Anggap Saja Demikian), Apakah Hal Tersebut Bisa Menyelamatkan Arafāt Dan Masyayikh Pemberontak Dewan Transisi Yang Telah Mentazkiyah Haddadi Hisyām al-Bīyalī?!
Tidak, Sekali-kali tidak⚠
⏰ InsyaAllah akan ada paparannya
🚨ARAFAT SANG PENYUSUP
Membongkar Kedok Slogan “Bersama Ulama Kibar” Sebagai Tipuan Dalam Memerangi Ulama Kibar
https://t.me/sekelumitsejarah/3213
🔘Persaksian Yang Dibuang
Diantara nikmat Allah kepada kita adalah terdokumentasikannya jejak digital pernyataan Syaikh Abdul Ilah terkait sosok Haddadi Hisyām al-Bīyalī pencela Syaikh Muhammad Nashirudin Al-Albani rahimahullah dan Masyayikh Mesir lainnya.
https://www.facebook.com/share/18tWWLXiKS/
[Sebuah persaksian yang ditulis secara sadar sesadar-sadarnya lengkap dengan penanggalan resmi untuk menunjukkan keakuratan dan kesungguhan isinya, persaksian tentang sikap Syaikh Rabi’ rahimahullah terhadap Hisyām al-Bīyalī.](https://t.me/sekelumitsejarah/3215)
Persaksian Dr. Abdul Ilah yang secara gamblang membongkar kedurhakaan Arafāt dan kawan²nya yang notabene selama ini ia bela.
Namun demikian kejadian di luar nalar terjadi! Persaksian tentang mauqif Syaikh Rabi’ tersebut dihapus dari akun resmi FB-nya!! Wallahul musta’an.
📢Sudah sedemikian MULIA-kah (fitnah) ARAFĀT?! Sampai² mauqif Syaikh Rabi’ pun dikalahkan, dihapus dan disembunyikan Dr. Abdul Ilah demi ke-AGUNG-an Arafāt dkk.?!
📢Ataukah persaksian tersebut adalah persaksian yang ditulis secara dusta oleh Dr. Abdul Ilah sehingga harus dihapusnya (tanpa ada penjelasan sehurufpun)?!
🏆Apapun pilihannya, tidak ada yang manis (baca: baik) di sisi agama!
🔘Penghapusan Yang Sia-sia
Alhamdulillah jejak digital statusnya telah kami screenshot, arsip hyperlink statusnya yang memunculkan halaman facebook.com juga nampak tersimpan di data kami. Tidak ada celah bagi siapapun untuk mendustakan bukti² yang kami miliki walau statusnya dihapus oleh Dr. Abdul Ilah dengan alasan apapun.
🔘Tanazzul Jadali
Anggap saja -sejenak- status Dr. Abdul Ilah (yang membongkar kedok kejahatan Hisyām al-Bīyalī yang direkomendasi Arafāt cs) itu tidak pernah dia buat. Apakah itu bisa menyelamatkan kebatilan tazkiyah Arafat?!
Jawaban Syaikh Badr bin Muhammad al-Badr al-‘Anazi hafizhahullah
“Segala puji bagi Allah. Al-Albani adalah imam kami dan teladan kami. Beliau adalah seorang Salafi, insya Allah. Tidak ada yang mencelanya kecuali orang yang menyimpang dan sesat.
Bantahan yang engkau nukil itu adalah bantahan yang batil dan tidak benar. Di dalamnya terdapat adab yang buruk terhadap ulama Salaf.
Aku berlepas diri kepada Allah dari anggapan bahwa Imam al-Albani bukan Salafi atau Murji’ah. Kami tidak mengetahui sedikitpun yang menunjukkan hal itu.”
[Jawaban Kedua – Syaikh Badr hafizhahullah]
🔥”Adapun Hisyām al-Bīyalī, maka Syaikh Ṣhāliḥ al-Fauzān telah menjelaskan bahwa dia adalah seorang pendusta dan pemfitnah.
Sedangkan ucapan bahwa Syaikh al-Albani sesuai dengan Murji’ah, maka hendaknya orang ini bertaubat kepada Allah dan meninggalkan ucapan rusak tersebut yang tidak muncul kecuali dari orang yang rusak akidahnya.”
”Bagaimana mungkin dikatakan Syaikh al-Albani sejalan dengan Murji’ah, padahal kitab-kitab beliau sejak dahulu merupakan pembela manhaj Salaf, pembela akidah Salaf, dan bantahan terhadap Murji’ah.
Orang yang paling banyak berbicara tentang Murji’ah adalah Syaikh Nāṣir (al-Albani). Beliau menjelaskan bahwa iman adalah ucapan, amal dan keyakinan; bertambah dan berkurang.
Maka bagaimana mungkin setelah semua itu beliau dituduh Murji’ah?
Yang mengatakan demikian hanyalah orang yang bodoh seperti Hisyām al-Bīyalī. Ia tidak mengetahui apa-apa.”
🔥Adapun perkataan yang benar mengenai Hisyām al-Bīyalī, maka itulah yang diucapkan oleh syaikh kami, Ṣhāliḥ al-Fauzān. Beliau telah mengatakan tentang Hisyām bahwa ia adalah seorang pendusta dan pemfitnah.
Sedangkan Syaikh Nāṣhir adalah seorang imam dari kalangan Salafiyyīn, dan tidak ada yang mencelanya kecuali orang yang di dalam hatinya terdapat penyakit. Na’am.¹
___
Catatan kaki (98):
¹ Yaitu dari sebuah pertemuan (melalui sambungan telepon) dengan judul: “Peringatan yang Jelas tentang Bahaya Bermudah-mudahan (Toleransi) dalam Agama”, yang diselenggarakan pada hari Kamis, 20 Rabi’ ats-Tsani 1435 H, bertepatan dengan 20 Februari 2014 M.
