🌪 ABUL HARITS MEMPERSAKSIKAN PROVOKASI KEKURANGAJARAN LUQMAN BA’ABDUH TERHADAP AL-ALLAMAH PROF. DR. RABI’ AL-MADKHALI DAN AL-ALLAMAH PROF. DR. ABDULLAH AL-BUKHARI HAFIZHAHUMALLAH
https://t.me/sekelumitsejarah/1769
Washaya Asli Ulama Kibar
__Hari-Hari Keceplosan Membawa Berita__
__Abul Harits Sang Duta
Singkap hakekat nyata
Kisahkan dari Ustadz Umar ananda
Imam Rabi’ panutan kita
fatwa ihalah kepada Syaikh Bukhari sahaja
Selesaikan fitnah di Indonesia
Ceplos nyata makar terbuka__
[__Tiga poin Wasiat Ulama Kibar ala MMA
Memang bukan buatan ketiganya
Ada ulah si peracik fatwa__](https://t.me/sekelumitsejarah/1213)__
Ambisi jadi hakimnya fitnah di Indonesia
Jadikan fatwa lama
Sbagai fatwa jadidnya
Seakan kibar tukang plagiat fatwa
Duh licik penjahatnya__
__Washaya asli Syaikh Rabi’ ayahanda
Bongkar prank sang peracik fatwa__
__Sepandai² tupai menyimpan bangkai
Tak kuat jua bau busuknya__
فإن كان ولا بد فاذهب إلى الشيخ عبد الله البخاري حفظه الله يحكم فيما بينكم ويصلح فيما بينكم
__”Kalau memang harus seperti itu, harus disampaikan kepada para ulama, MAKA PERGILAH KALIAN, KEMBALILAH, DAN HUBUNGILAH ASY-SYAIKH ABDULLAH AL BUKHARI. BELIAU YANG AKAN MENYELESAIKAN FITNAH DAN PROBLEMATIKA YANG MENIMPA KALIAN dan akan mendamaikan kalian.”__
https://t.me/sekelumitsejarah/1013
Manakala Keputusan Kibar Tak Sesuai Hawa Nafsunya
Telah selesai era drama dagelan “Keberkahan Luqman Ba’abduh Bersama Ulama Kibar” dan kini datang era kesombongan, kecongkakan dan provokasi si Kibar Kibir penjahat perang Luqman Ba’abduh di hadapan segenap muqolidnya dalam melawan bimbingan ulama kibar Al-Allamah Rabi’ secara terang-terangan menurut persaksian Abul Harits sendiri dengan alasan Syaikh Al-Bukhari belum mengetahui secara rinci realita fitnah di Indonesia!
__
__Syaikh Abdullah Bukhari BELUM PUNYA DATA rinci tentang pola tadhkhim dan tahwil yang dilakukan asatidzah SECARA REALITA di Indonesia__.
__Beeellum punya data katanya
Ta’kid penekanannya luar binasa
Sungguh² palingkan dari Kibar kita
Kepada omongan si Kibir penjahatnya
Lawan Washaya Rabi’ sang ayahanda
Tahu banyak data
Licik berkelit poly-tikus MMA__
__Syubhat usang tlah hancur binasa
Dihantam Imam Al-Albani kita__
__Rahimahullah singkap busuknya__
https://t.me/sekelumitsejarah/1719
__Para pembaca
Wasiat ulama kibar jelas adanya
Ihalah hanya kepada
Syaikh Bukhari sahaja
Tahu diri adalah kuncinya
Bukan Arafat hakimnya
Bukan pula Abbas Jaunah, Badukhin muftinya
Hakim abal² tak laku di Indonesia
Legalisasi curi plagiat ustadz² MMA
Tindak kriminal di sisi agama dan negara
Sadar diri dijauhi para ikhwana
Karena ugal²an umbar vonis seenaknya
Shighar bergaya ulama kibar kita
Sok²an bukan akhlak mulia
Padahal tiada amanah di pundaknya
Sadar²lah wahai anda__²
Kesimpulan
1. Abul Harits keceplosan menyingkap racikan fatwa palsu plagiat fatwa lama yang direpack sebagai fatwa baru oleh Arafat Muhammadi dan dieksekutori Abul Harits.
2. [Fatwa asli Syaikh Rabi’ adalah perintah ihalah penyelesaian fitnah di Indonesia hanya kepada Syaikh Al-Bukhari hafizhahumallah sebagaimana persaksian Abul Harits sendiri.](https://t.me/sekelumitsejarah/1013)
3. Tidak ada ihalah ulama kibar Syaikh Rabi’ hafizhahullah menjadikan Arafat sebagai hakim pembimbing dan pemutus perkara fitnah di Indonesia.
3. Tidak ada ihalah ulama kibar Syaikh Rabi’ hafizhahullah untuk ramai² mendatangkan dan mengangkat syaikh² shighar Yaman atau negara lainnya sebagai hakim dan tukang vonis dari fitnah yang terjadi di Indonesia.
4. [Luqman Ba’abduh dan Arafat mendatangkan pihak lain/asing untuk beramai-ramai turut campur membekingi Luqman Ba’abduh dalam fitnahnya di Indonesia dan jelas ini bukan keputusan Ulama Kibar Asy-Syaikh Rabi’ hafizhahullah.](https://t.me/sekelumitsejarah/676)
5. Luqman Ba’abduh memprovokasi muqalidnya, menolak keputusan Syaikh Rabi’ untuk menjadikan Syaikh Bukhari sebagai pihak yang menyelesaikan fitnah di Indonesia.
6. Luqman Ba’abduh memprovokasi muqolidnya untuk menolak keputusan Syaikh Bukhari, melecehkan beliau berdalih beliau belum tahu rincian data realita fitnah di Indonesia.
7. Fitnah Luqman Ba’abduh adalah dagelan (menurut persaksiannya sendiri) sandiwara penjahat yang merias dirinya sebagai ulama kibar umat dengan dukungan penuh Arafat.
🚊 DALAM URUSAN AGAMA MERUJUKLAH KEPADA ULAMA, BUKAN KEPADA PENGACAU (Jarkoni_Manhajul_Luqman)
