https://t.me/SkandalPlagiarisme_MMAJember

https://t.me/SkandalPlagiarisme_MMAJember/197

2 Qiyas Rusak, Menyamakan Kitab² Yang Berjudul Sama, As-Sunnah Sebagaimana Modul² Curian MMA Adalah Pelecehan Terhadap Para Ulama Dan Kitab² Karya Mereka!

As-Sunnah Dalam Permainan Pembela Maling Plagiat

Bahkan mereka melangkah lebih kurang ajar lagi dengan menjadikan kosa kata As-Sunnah sebagai bahan untuk membela para asatidzah maling plagiat.

Siapa yang mereka maukan sebagai founding father, pemilik domain sah karya cipta As-Sunnah sehingga orang lain yang memakai kata tersebut dalam karya²nya pantas dicap oleh para pembela maling plagiator sebagai para pemlagiat?!

Kalau mereka tetap memaksakan diri menjadikan As-Sunnah sebagai parameter karya cipta/ hak milik, bukankah Baginda Nabi ﷺ yang menjadi pangkal pemilik sahnya?!

…فَإِنَّهُ مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ فَسَيَرَى اخْتِلاَفًا كَثِيْرًا, فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ الْمَهْدِيِّينَ, عَضُّوْا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ, وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الأُمُورِ, فَإِنَّ كُلَّ بِدْعَةً ضَلاَلَةٌ‌‌

__…Barangsiapa diantara kalian yang masih hidup sepeninggalku dia akan melihat perselisihan yang banyak. Maka wajib bagi kalian untuk berpegang pada SUNNAH ku dan SUNNAH para Khulafa ar-Rasyidin yang mendapat petunjuk.__ __GIGITLAH__ __SUNNAH____ tersebut dengan gigi geraham kalian, dan berhati-hafilah dari bid’ah, karena setiap bid’ah adalah sesat.__

(Abu Dawud no. 4607 dan dishahihkan oleh al-Albani)

Pantaskah para a’immah yang menulis dan menyebarkan redaksional lafazh² kenabian “Sunnah” dalam judul kitab² mereka dituding sebagai maling plagiat terhadap tulisan ulama lainnya?! Hadza buhtanun adzim.

Bahkan itulah yang wajib dilakukan oleh orang² yang beriman, ittiba’ ur Rasul ﷺ.

Bagaimana mungkin orang beriman yang masih memiliki rasa takut kepada Allah akan berprinsip bejat dengan menuding ittiba’ sebagai plagiat (kepada Rasul ﷺ) kecuali narasi bejat dan qiyas² rusak para pembela asatidzah maling plagiator MMA.

Kesimpulan

Sesungguhnya mereka² sendirilah yang membuat-buat qiyas rusak, memajukan contoh² yang kami berlepas diri darinya sebagaimana serigala berlepas diri dari darah Yusuf ‘alaihis salam, menuduh kitab² Sunnah para ulama salaf sejajar dengan buku² curian plagiat terbitan Thalibun Sarik MMA yang bertahun-tahun menumpuk harta haram dari hasil mencuri dan menzhalimi karya milik orang lain dan menyimpulkan dengan fikrah bejatnya bahwa para ulama salaf adalah maling plagiat kemudian menuding kami sebagai pelaku semua kejahatan keji yang mereka lakukan.

Politikus pendusta yang licik lagi jahat!

—-
📨Lampiran:

8 (Delapan) Seri Membeber Bukti Skandal Pencurian Plagiarisme Besar²an Asatidzah MMA Jember:

https://t.me/SkandalPlagiarisme_MMAJember/3

https://t.me/SkandalPlagiarisme_MMAJember/5

https://t.me/SkandalPlagiarisme_MMAJember/7

https://t.me/SkandalPlagiarisme_MMAJember/25

https://t.me/SkandalPlagiarisme_MMAJember/60

https://t.me/SkandalPlagiarisme_MMAJember/65

https://t.me/SkandalPlagiarisme_MMAJember/70

https://t.me/SkandalPlagiarisme_MMAJember/93

__( InsyaaAllah)__

https://t.me/SkandalPlagiarisme_MMAJember/9

✊KITAB² SUNNAH DITUDING PLAGIAT, MEMBEDAH FIKRAH BEJAT PEMBELA ASATIDZAH MALING PLAGIAT (2)
(PEMBELAAN TERHADAP PARA ULAMA SALAF)

Benarkah para ulama Salaf adalah Maling Plagiat?!

3 Akal Maling Penerbit Thalibun Sarik MMA

Bukan saja kami mengabaikan kesamaan judul buku yang sama, BAHASA INDONESIA dalam membuktikan pencurian plagiat yang dilakukan oleh MMA sehingga mereka tidak memiliki alasan pembenar untuk melakukan qiyas rusak dengan menuduh keji kitab² Sunnah para ulama salaf sebagai hasil plagiat karena judul Sunnah nya yang sama.

Bahkan kami membuktikan Akal Maling dari penulis dan Penerbit Thalibun Sarik dengan mengkamuflasekan JUDUL BUKUNYA YANG SENGAJA DIBUAT BERBEDA AGAR TIDAK KETAHUAN bahwa HALAMAN² ISINYA TERNYATA TAK LEBIH DARI CURIAN DARI BUKU IQRA’ nya Pak Peci.

Kutipan:

Judul buku: AT-TARTIL 3, Metode Cepat Membaca Al-Qur’an Rasm Utsmani
Penyusun: Ahmad Ibnu Hajar
Tata Letak: Abu Abdirrahman
Desain Sampul: Abu Rijal
Cetakan pertama: Sya’ban 1435 H
Cetakan ketiga: Jumadal Akhirah 1437 H
Cetakan keempat: Muharram 1439 H
Cetakan kelima: Rajab 1440 H
Diterbitkan oleh: Thalibun Shalih
Jl. W. Monginsidi V/99 Sumbersari Jember ()
Saran dan kritik dapat melalui sms/telepon ke 085336440173

__Dilarang memperbanyak isi buku ini dalam bentuk apapun tanpa seizin penerbit atau penyusun__

() Alamat penerbit Thalibun Shalih di atas identik dengan alamat Ma’had Minhajul Atsar seperti nampak pada kop resmi surat Satgas Tanggap Covid-19 MMA Jember: https://t.me/satgastanggapcovid19jember/195

Buku Pembanding:
Judul buku: IQRO’ 3, Cara Cepat Belajar Membaca Al-Qur’an
Oleh: KH. As’ad Humam
Balai Litbang LPTQ Nasional
Team Tadarus “AMM” Yogyakarta
Edisi Revisi Tahun 2000

Sekarang beberapa contoh halaman dari kedua buku kita komparasikan bersama untuk menunjukkan bahwa buku At-Tartil jilid 3 ide-ide pokok penulisan, urutan pembahasan bahkan lembaran-lembaran halamannya merupakan jiplakan dari buku Iqro’ 3, kata dan frasenya, sebagian atau seluruhnya. At-Tartil berupaya menyamarkan plagiasinya dengan cara mengubah-ubah letak kata dan frase walaupun pada keadaan tertentu nampak penyusun mengalami ‘kelelahan’ dalam memindah-mindah kata dan frase sehingga pada halaman berikutnya memilih jalan pintas menjiplak 100 % identik dengan halaman di buku Iqro’ sebagaimana bukti foto yang kita lampirkan. Allahul musta’an.

__Serajin-rajin tupai melompat-lompat akhirnya kelelahan juga__

🔘Jilid 3. At-Tartil (halaman)/ Iqro’ (halaman)

37/32, 36/31, 35/30, 34/29, 33/28, 32/27, 31/26, 28/23, 26/20, 25/19, 24/18, 23/17, 22/12, 21/14, 20/15, 16/10
https://t.me/SkandalPlagiarisme_MMAJember/8

🔘Jilid 4. At-Tartil (hal.)/ Iqro’ (hal.)

6/3, 7/4, 8/5, 13/9, 14/9, 15/10, 18/12, 19/13, 20/14, 21/15, 22/16, 23/17, 24/18, 25/19, 26/20, 27/21, 28/22, 29/23, 30/24, 31/25, 32/26, 33/27, 34/28, 35/29, 36/30, 37/31, 38/34
https://t.me/SkandalPlagiarisme_MMAJember/26

”Kesempurnaan” Akal Maling

Setelah memplagiat, mencuri milik orang lain merekapun memproduksi dan menjualnya ke masyarakat luas dengan memasang ‘portal’ bertuliskan:

Dilarang memperbanyak isi buku (plagiat, pen) ini dalam bentuk apapun tanpa seizin penerbit atau penyusun.

Kelicikan yang luar biasa!
Setelah para Pencuri ini selesai melancarkan aksi kejahatan haramnya, mencetak untuk memperjualbelikannya atas nama penerbit milik Ma’had Salafi MMA Jember lalu melarang buku curiannya dicuri/diplagiasi oleh orang lain. Na’udzubillah.

👆Benar²mereka telah “menyempurnakan” Akal Malingnya.

Jika demikian kenyataannya, dari mana mereka bisa mengqiyaskan produk² haram curiannya hasil menzhalimi karya orang lain sama halnya dengan kitab² Sunnah para ulama salaf rahimahumullah?!

Mereka sampai sedemikian jahat kelakuannya, berani melecehkan Kitab² Sunnah dan para ulama salaf sebagai karya plagiat hanya demi seorang Luqman dan jajaran MMAnya.

Inikah yang dipuja-puji Doktor Arafat sebagai SALAFI TERBAIK?!

Sungguh akal-akal telah dirusak dengan virus pemikiran Akal para Maling Plagiat.
Lalu siapa yang sebenarnya telah mencoreng moreng dakwah yang mulia?!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top