Part 1: SILSILAH KADZDZABUN, LUQMAN BA’ABDUH KADZDZAB WAHAI SYAIKH ARAFAT
🏆🥇🎖🏅1 SILSILAH KADZDZABUN, LUQMAN BA’ABDUH KADZDZAB WAHAI SYAIKH ARAFAT❗
Mahkota SALAFY TERBAIK yang kau kenakan di ubun²nya takkan bisa menutupi bukti² kejahatannya sebagaimana bukti kedustaan ucapanmu bahwa fitnah ini adalah fitnah permusuhan pribadi takkan bisa menutupi bukti² yang mendustakan ucapanmu sebagaimana terkumpul pada Chanel Bumi Perkemahan Sumbersalak.¹
Kedustaan Luqman Ba’abduh jelas² didustakan oleh Luqman Ba’abduh sendiri. Bukti² suaranya bak sinaran mentari di siang hari, tidak akan bisa didustakan oleh orang yang buta. Hanya saja watak Kadzdzab, tebal muka dan angkuh membuatnya bebal untuk rujuk bertaubat mengakui kejahatan Dzulwajhainnya.
___
(1) Silakan mengakses semua bukti yang mendustakan Syaikh Arafat dan Luqman Ba’abduh bersama klaim palsu PERMUSUHAN PRIBADI dengan bergabung pada link berikut:
https://t.me/+TNcM5_dKAow3MDVl
Part 2: SILSILAH KADZDZABUN, LUQMAN BA’ABDUH & MMA MENDUSTAI KEMENTERIAN DALAM NEGERI DEMI MERAIH APRESIASI WAHAI SYAIKH ARAFAT
🏆🥇🎖🏅2 SILSILAH KADZDZABUN, LUQMAN BA’ABDUH & MMA MENDUSTAI KEMENTERIAN DALAM NEGERI DEMI MERAIH APRESIASI WAHAI SYAIKH ARAFAT❗
Tujuan Menghalalkan Cara. Lihatlah MMA dibawah Luqman Ba’abduh menipu pemerintah. Memberikan gambaran palsu terkait Lockdown yang mereka lakukan hanyalah di lingkungan pondok & kaplingan homogen yang bersebelahan.
___
Antum semua menjadi saksi!
Ikhwan² yang ada di Jember akan menjadi saksi. Jangankan yang di lingkungan Sumbersalak atau di Gang Manggis, apalagi yang di kota, Hatta yang ada di Ma’had sini atau yang ada di kaplingan.
MAU SAFAR? SILAKAN, BOLEH! Silakan.
Mau kepentingan dagang, mau kepentingan keluarga, mau bepergian berobat dan 👈👆semua bisa menjadi saksi Ikhwan, tentang kebohongan ucapan ini.
___
Na’am, semua menjadi saksi kebohongan ucapanmu ini wahai penjahat perang.
Bagaimana bisa safar jika keluar rumah saja kamu larang?!!
WALLAHI kamu dan bala satgas MMAmu adalah gerombolan penjahat zhalim Kadzdzab yang memerankan diri sebagai penguasa liar di NKRI tercinta.
