Part 2: MANHAJ GEGAR OTAK (BACA: CACAT LOGIKA) 2: SENI BERMUKA DUA DENGAN BERSEMBUNYI DI BALIK SLOGAN MENGIKUTI BIMBINGAN ULAMA
2MANHAJ GEGAR OTAK (BACA: CACAT LOGIKA) 2: SENI BERMUKA DUA DENGAN BERSEMBUNYI DI BALIK SLOGAN MENGIKUTI BIMBINGAN ULAMA
Apa faidah Manhajiyah yang bisa dipetik dari ucapan tuan?!
Bukankah arahan sudah jelas dan gamblang?
Lalu apa yang membuatmu berat untuk mengikuti arahan?!
Memuliakan ulama (majhul) tanpa mau mengikuti apa yang sudah dia arahkan?!
Ataukah memamerkan kepada orang-orang yang berakal cara-cara memprovokasi dalam melecehkan dan menentang secara terang-terangan bimbingan/arahan mereka di mimbar-mimbar?!
Jika kalian saja menjadi orang yang terdepan dalam menyelisihi arahannya, tidak mau mengikuti arahan mereka, bagaimana kalian berharap orang lain akan menghormati arahan-arahannya?!
Sungguh perahu tidak akan berlayar di atas trotoar wahai tuan Kharisman.
Part 3: MANHAJ GEGAR OTAK (BACA: CACAT LOGIKA): TERSINGKAPNYA WAJAH PEMAIN TUNGGAL (YANG DIJAMAK-JAMAKKAN) YANG BERSEMBUNYI DI BALIK HIJAB
3MANHAJ GEGAR OTAK (BACA: CACAT LOGIKA): TERSINGKAPNYA WAJAH PEMAIN TUNGGAL (YANG DIJAMAK-JAMAKKAN) YANG BERSEMBUNYI DI BALIK HIJAB
https://t.me/sekelumitsejarah/336
Baginda berkata:
Kedua,
Wahai saudara-saudaraku yang sampai hari ini saya mengajak bersatu WALAUPUN MASYAYIKH SUDAH MENEGASKAN BAHWA KALIAN MEMANG TIDAK MAU BERSATU!
MEMANG KALIAN MENGINGINKAN PERPECAHAN!
MASYAYIKH INI YANG MENGATAKAN, BUKAN ULB!
-Selesai-
Betapapun hijab berlapis kau pasang
Tuk menutup rapat agar namanya tak terpandang
Gelembungkan jumlah yang hanya seorang
Syubhat panah agar kita tergoyang
Namun alangkah baiknya hati Bang Afif penyayang
Pengikut Baginda yang basah kepalang
Singkap wajah di balik hijab tak tembus pandang
Ternyata jumlahnya hanya Syaikh seorang
Duhai pemilik manhaj membesar-besarkan
Tuk vonis seram-seramkan
Inikah kejujuran yang kau gadaikan
Ataukah amanah yang kau campakkan
Sejak kapan majhul asyik dipamerkan
Stelah kau sendiri yang menghinadinakan
Kontradiksi demi kontradiksi kau jajakan
Menipu dan berdusta tak pantas jadi ajakan
Siapa yang jaban jika demikian
Faidah Manhajiyah yang bisa kita petik, diantaranya:
✓Metode Majhul tetap digunakan oleh Baginda
✓ Di balik pemajhulan nama ternyata digunakan oleh Baginda untuk bebas melakukan Metode Tadhkhim dan Tahwil dengan menjamak yang tunggal untuk menakuti-nakuti pendengarnya.
✓ Metode Mutalawwin Baginda yang berwajah ganda, memvonis lawannya sebagai para Majahil dan Bermanhaj tadhkhim dan tahwil yang itu merupakan manhaj haddadiyah namun dianya sendiri malah melakukannya. Jarkoni, LARKONI.
✓ Ajakan lisan Persatuan semu, pembangkangan terhadap perintah Syaikh Majhul yang menyuruh meninggalkan asatidzah
✓ Pemajhulan nama ternyata digunakan untuk menyamarkan siapa Syaikh nya yang tak lebih dari Syaikh Muda (sesuai kriteria Baginda sendiri) BUKAN KIBAR ULAMA.
✓ Dustanya slogan MMA berjalan di atas bimbingan ulama kibar karena pada faktanya mereka memakai ucapan Syaikh Muda (yang sengaja diMAJHULKAN agar tidak ketahuan bahwa dia bukan ULAMA KIBAR) untuk menakut-nakuti Salafiyun.
10 Syawal 1444 H – 1 Mei 2023
📝Abdul Ghafur Al-Malanji
(Ex-Tim Data Proyek Majhul Baginda Luqman)
