3. Kampanye Hitam Atas Nama Syaikh Utsaimin: Penentangan Situs Rodja Terhadap Lajnah Dibakar Semangat Provokatif Pembangkangan Narapidana Akidah Murji’ah Ali Hasan Al-Halabi
Jawaban Resmi Situs Rodja:
Benarkah Syaikh Ali Al-Halabi Seorang Murji’ah?
Ini adalah tuduhan keji dari kaum takfiriyyin terhadap beliau agar pemahaman takfir mereka bisa leluasa menyebar di tengah-tengah umat.¹
https://t.me/sekelumitsejarah/3336
A. Status Otentisitas Fatwa
Syaikh al-Utsaimin tidak pernah terbukti menerbitkan surat resmi, risalah tertulis, audio arsip atau fatwa tercetak yang merinci pembatalan atau penentangan beliau terhadap Fatwa Lajnah Daimah No. 21517, maka klaim sepihak dari narapidana akidah Murji’ah dan para pembelanya (Rodja serta para dedengkot dainya) atas nama beliau -tanpa ada sumber bukti kredibel lainnya- tidak memiliki landasan ilmiah sama sekali untuk dipercaya (baca lagi poin ke-2 Cacat Sanad Pembawa Riwayat)
B. Kecatatan Rujukan (__Self-Referencing__)
Pengakuan yang memberatkan. Sebagaimana yang mereka publikasikan sendiri sumber tulisan rujukannya (dan dengan inilah kita melacak pemiliknya!), untuk membatalkan Keputusan Kolektif Resmi Majelis Ulama Senior yang ditandatangani oleh deretan ulama Kibar, seperti Syaikh Abdul Aziz Alu Syaikh, Syaikh Abdullah bin Ghudayyan, Syaikh Saleh al-Fawzan, dan Syaikh Bakr Abu Zaid, TERNYATA situs Rodja hanya bersandar (baca: bermodalkan) klaim tulisan sepihak dari buku __Al-Hujjatul Qa’imah__ yang ditulis oleh narapidana akidah Murji’ah, Ali Hasan al-Halabi sendiri. Metode ini gugur secara kaidah __Jarh wa Ta’dil__.
C. Manipulasi Isu Utama (Red Herring)
Lajnah Daimah melarang peredaran kitab al-Halabi karena memuat pembatasan makna kufur hanya pada pembatalan hati (istihlal/takdzib), pendistorsian teks Ibnu Katsir, dan kedustaan atas nama Ibnu Taimiyah dan poin² pembahasan mendalam terkait halaman² bukti yang ditunjukkan secara detail. Namun al-Halabi dan situs Rodja beserta dedengkot dainya sama sekali tidak mengklarifikasi kekeliruan dan kelicikan ilmiah tersebut dan justru memilih menyerang penolak al-Halabi dengan stempel pengunci tuduhan “Takfiri”. Serangan langsung ke jantung Lajnah selaku pemutus vonis Murji’ah!
Kesimpulan
Dari sini jelaslah bahwa membawa-bawa Syaikh Utsaimin rahimahullah dalam fitnah akidah Murji’ah Ali Hasan Al-Halabi tanpa ada bukti resmi otentik/arsip pernyataan beliauBdalam bentuk tulisan maupun audio yang kredibel adalah bentuk kelicikan lainnya dari Al-Halabi dan Halabiyun (Rodja dan para dedengkotnya) untuk membenar-benarkan akidah Murji’ah nya dan menyalah-nyalahkan keputusan Dewan Fatwa Para ulama kibar yang tergabung di dalam Lajnah Daimah (BUKAN TAKFIRIYUN!) dalam membentengi akidah umat dari akidah bid’ah dan batilnya Al-Halabi.
Masih berani mengklaim Rodja berakidah Ahlussunnah (diulang penegasannya sampai 4 kali) wahai Hari Ahadi dan syabab pendukungnya?
Takutlah kalian kepada Allah dan bertaubatlah.
()
4. LICIKNYA AL-HALABI DAN QIYAS RUSAK HALABIYUN
Alih² mendustakan secara ilmiah Jarh Mufassar Lajnah Daimah, narasi pembelaan VONIS MURJI’AHnya AL-HALABI yang dibangun oleh Al-Halabi dan Halabiyun situs Radio Rodja dan Badrusalam melawan Lajnah dengan cara bergelantungan pada ketokohan Syaikh Utsaimin dan Syaikh al-Albani rahimahumallah.
A. Realitanya: [Al-Fauzan mendustakan tuduhan Murji’ah pada Al-Albani rahimahullah, membela beliau dan menetapkan keimamahan beliau di atas Sunnah](https://t.me/sekelumitsejarah/3217), sementara (orang yang sama!) Al-Fauzan hafizhahullah (anggota Lajnah) bersama dewan ulama kibar lainnya menetapkan vonis Murji’ahnya Al-Halabi dan mendustakan berita² yang disebarkan bahwa Lajnah telah rujuk dari vonis Murji’ahnya Al-Halabi!
Syaikh:
Kita tidak akan mundur dari kebenaran. Akan tetapi, tunggangan (kebiasaan) mereka adalah kedustaan.
https://t.me/sekelumitsejarah/3248
…bahkan yang wajib, dialah (Al-Halabi) yang harus mencabut kebatilan dan bertaubat kepada Allah Azza wa Jalla.
https://t.me/sekelumitsejarah/3257
