[MENYINGKAP FITNAH SHALAH KENTUSY, ARAFAT AL-KADZDZAB DAN KAWAN²NYA (5)](https://t.me/sekelumitsejarah/2181
__Sungguh hal yang sangat ajaib bahwa orang ini, Shalah Kentusy bersama sang sutradara fitnah Luqman Ba’abduh masih mampu bermain di panggung drama Daurah Muzani MMA mengajari manhaj manusia untuk wajibnya taat kepada pemerintah dalam perkara ma’ruf dalam keadaan dirinya menjadi barisan terdepan dalam memprovokasi untuk menyerang pemerintah dan membuka aib²nya di hadapan manusia.
Sungguh Allah tampakkan di hadapan kita semua antara fitnah Shalah Kentusy dan Luqman Ba’abduh dalam mencela dan membicarakan pemerintah dan keduanya sama-sama belum bertaubat sampai hari ini!
Demikianlah kehendak Allah untuk menunjukkan kepada kita sekalian dari busuknya fitnah Jarkoniyah Luqmaniyah dan para beking Jarkoninya dari Yaman sana.
Alangkah jauh panggang dari apinya slogan Keberkahan Bersama Ulama Kibar atau betapa jungkir baliknya dengan realita kaos oblong merchandise Daurah Muzani yang bertuliskan, “Apapun Fitnahnya Bimbingan Ulama Solusinya”.__
__Penipu dan pendusta.__
Kita lanjutkan dengan tulisan peringatan dari Syaikh Ali al-Hudzaifi hafizhahullah:
Kemudian setelah terjadi ishlah yang terakhir wahai Shalah Kentusy, setelah ishlah yang dilakukan di Madinah di tempat Syaikh al-Bukhari, setelah engkau tiba di Aden engkau wahai Shalah Kentusy membicarakan pemerintah di Facebook dengan ucapan yang sangat buruk, dan dulu mampu bagi saya Ali al-Hudzaifi ketika sampai kepada saya gambar (screenshot) ucapanmu di Facebook mampu bagi saya untuk menulis bantahan terhadap Shalah Kentusy dalam ucapannya yang menyerang pemerintah.
🔥
☝Dan dengan ini saya katakan: saya telah menampakkan kepada manusia bahwa antara diri saya dengan dirimu terdapat perselisihan sengit, terlebih lagi setelah dikatakan bahwa Ali tidak memiliki bukti-bukti.
Tetapi saya tidak membela pribadi saya wahai Shalah, alangkah banyaknya yang engkau ucapkan tentang diri saya bahwa saya senang dengan kepemimpinan, engkau mengatakan tentang saya seperti ini.
Demi Allah, sungguh telah datang banyak peristiwa dan juga telah melewati dirimu banyak peristiwa yang semuanya menunjukkan bahwa saya tidak mencari kepemimpinan, tetapi saya ingin menasehati kalian dan mengingatkan kalian dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Ketika saya tiba pada sikap seperti ini dan saya memiliki kesempatan untuk memukulmu dengan pukulan yang keras dan membongkar aibmu di hadapan manusia, tetapi saya tidak bersikap dengan apa yang ada dalam diri saya atau dengan hawa nafsu saya, bahkan demi Allah tidak pernah terbersit dalam benak saya untuk membongkar aibmu, tetapi saya masuk dengan konsekuensi persaudaraan antara diri saya dan dirimu, saya masuk menghubungi dirimu melalui komunikasi WhatsApp dan saya katakan kepadamu wahai Shalah DAN SAYA KIRIM KEPADAMU GAMBAR-GAMBAR UCAPANMU YANG MEMBICARAKAN PEMERINTAH DAN SAYA KATAKAN KEPADAMU WAHAI SHALAH, “APA INI?! Bertakwalah kepada Allah, engkau seorang penuntut ilmu, ENGKAU BERANI BERBICARA MENYERANG PEMERINTAH DAN MEMBONGKAR AIB MEREKA DENGAN UCAPAN YANG KERAS DAN BURUK! Bertakwalah kepada Allah, engkau panutan bagi ikhwah, bertaubatlah dari ucapanmu seperti ini.”
Namun engkau tidak berbicara dengan saya walaupun dengan satu kata selain ucapan salam, engkau mengatakan, “Wa’alaikumus salam warahmatullah wabarakatuh,” dan engkau tidak membalas ucapan saya walaupun dengan satu kata, dan engkau keluar dari chatting, dan engkau belum bertaubat hingga saat ini, wahai Shalah Kentusy.
Saya bisa juga membongkar aibmu dengan mengatakan, “Saya sudah menasehati Shalah Kentusy namun dia tidak mau rujuk.”
Walaupun demikian saya tidak membongkar aibmu.
`(, insyaallah)`
#wajib_taat_pemerintah_bukan_drama
#luqman_shalah_kentusy_pembual
#nodrama_jujurlahselamanya
DAURAH MUZANI, DAURAH DRAMA PARA JARKONI PENDUSTA⚠
Firman Allah Ta’ala:
كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللّٰهِ اَنْ تَقُوْلُوْا مَا لَا تَفْعَلُوْنَ
__“(Itu) sangatlah dibenci di sisi Allah jika kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.”__ (QS. As-Saff: 3)
Katakan kepada si Penjahat Perang Luqman Ba’abduh sebagaimana yang dikatakan Syaikh Ali kepada Shalah Kentusy:
…saya masuk menghubungi dirimu melalui komunikasi WhatsApp dan saya katakan kepadamu wahai Shalah DAN SAYA KIRIM KEPADAMU GAMBAR-GAMBAR UCAPANMU YANG MEMBICARAKAN PEMERINTAH DAN SAYA KATAKAN KEPADAMU WAHAI SHALAH, “APA INI?! Bertakwalah kepada Allah, engkau seorang penuntut ilmu, ENGKAU BERANI BERBICARA MENYERANG PEMERINTAH DAN MEMBONGKAR AIB MEREKA DENGAN UCAPAN YANG KERAS DAN BURUK! Bertakwalah kepada Allah, engkau panutan bagi ikhwah, bertaubatlah dari ucapanmu seperti ini.”
Namun engkau tidak berbicara dengan saya walaupun dengan satu kata selain ucapan salam, engkau mengatakan, “Wa’alaikumus salam warahmatullah wabarakatuh,”
