🔘FITNAH AKIDAH

KELUARBIASAAN ZAKIR NAIK DAN FIRANDA MENUANSA ISLAMIKAN BRAHMA DAN WISNU DALAM ISTILAH TRINITAS HINDU MUSRIKIN

Hal yang tidak kita pungkiri untuk mengingatkan kita dari jejak kejahatan kelam dan noda hitam fitnah akidah Batil Hukum Karma di Dalam Islam yang diistilahkan sebagai padanan dari Al-Jaza’ min Jinsil ‘Amal.

Lihat kembali Hakekat Kebatilannya pada link berikut:

https://t.me/sekelumitsejarah/350?single

🚦Transkrip

Firanda:

Sekarang pernyataan di sini.
(Tuduhan, pen.) Kesalahan pertama

Bahwasanya Zakir Naik berkata: Brahma dikenal sebagai pencipta yang dalam bahasa arab bermakna Khaliq. KITA UMAT ISLAM TIDAK AKAN MEMBANTAH JIKA ALLAH DIKATAKAN KHALIQ.

YA BENAR. Jadi maksud Zakir Naik -wallahu a’lam bishawab-:

Kalau ada seseorang menyebut Tuhan (dalam bahasa sansekerta) Brahma (maka) tidak ada larangan dalam Islam karena Brahma artinya apa? Pencipta.
Sama dengan ucapan Pencipta. Pencipta itu bukan dalam bahasa arab. Kita menyebut Allah dengan Pencipta boleh apa tidak?! Boleh.

Nah, Brahma itu dalam bahasa arab Brahma artinya Pencipta.

Kemudian saya katakan Allah itu Pemelihara. Boleh apa tidak?! Boleh.

Tentang Wishnu misalnya, jika kita ingin menjelaskan..

-INI LUAR BIASA CERDASNYA ZAKIR NAIK ya-

Dia ingin menjelaskan, kalian itu TUHANNYA TIGA. Ada Tuhan Pemelihara, Tuhan Pencipta, Tuhan Perusak ya?

Dia bilang Tuhan apa? Tuhan Pemelihara dan Tuhan Pencipta. Ini salah satu sifat Tuhan yang satu. Ngapain dipisahkan jadi 2 Tuhan ya?

Dia ingin menjelaskan, Tauhid itu menggabungkan dua perkara ini.

Tapi kalau ente bilang bahwasanya Brahmana itu Tuhan yang berkepala empat dan macem² ini nggak benar.

Wisnu juga tuhan berkepala berapa ini nggak benar.

Justru dia ingin menjelaskan tauhid, bahwa kalian itu syirik

☄☄1 Bantahan Pertama

Serial link² bantahan https://t.me/sekelumitsejarah/1879

KESERUPAAN FITNAH AKIDAH KARMA “ISLAMI” (= AL-JAZA’ MIN JINSIL ‘AMAL) DENGAN BRAHMA “ISLAMI” (= AL-KHALIQ) DAN WISNU “ISLAMI” (=RABB)

🖍Ubah kata kuncinya di dalam kutipan:
🔏 ~~Karma~~ Brahma, Wishnu
🔏 ~~Budhdha~~ Hindu

13 (Tiga belas) tahun yang lalu…

Satu Kutipan Tuk Bungkam Fitnah
Nah, sekarang… kita kembalikan lagi pada definisi Karma. Asal-usulnya, ternyata, dari agama Buddha, dengan istilah dan makna yang khusus. Secara aqidah, kita langsung mengerti harus bagaimana; keberadaannya dapat kita tolak sementah-mentahnya. Secara akar, ia datang dari keyakinan lain. Bagaimana mungkin kita perlu mendiskusikan: apakah buah apel itu bisa muncul di pohon duren?

Apa yang ada dalam Islam, tak akan ada dalam Buddha. Pun ajaran Buddha tak akan ada dalam Islam. Kalaupun ada kemiripan, hakikinya tetap tidak sama. Karena ruh dari aqidahnya sudah berbeda.

https://tukpencarialhaq.com/2012/04/25/website-resmi-budhdha-tolak-keras-klaim-sepihak-hukum-karma-islami/

#sururi
#zakir_naik_firanda
#brahma_wishnu_hindu
#akidah_kufur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top