Dilarang memperbanyak isi buku ini dalam bentuk apapun tanpa seizin penerbit atau penyusun
() Alamat penerbit Thalibun Shalih di atas identik dengan alamat Ma’had Minhajul Atsar seperti nampak pada kop resmi surat Satgas Tanggap Covid-19 MMA Jember: https://t.me/satgastanggapcovid19jember/195
__Buku Pembanding:__
Judul buku: IQRO’ 3, Cara Cepat Belajar Membaca Al-Qur’an
Oleh: KH. As’ad Humam
Balai Litbang LPTQ Nasional
Team Tadarus “AMM” Yogyakarta
Edisi Revisi Tahun 2000
Sekarang beberapa contoh halaman dari kedua buku kita komparasikan bersama untuk menunjukkan bahwa buku At-Tartil jilid 3 ide-ide pokok penulisan, urutan pembahasan bahkan lembaran-lembaran halamannya merupakan jiplakan dari buku Iqro’ 3, kata dan frasenya, sebagian atau seluruhnya. At-Tartil berupaya menyamarkan plagiasinya dengan cara mengubah-ubah letak kata dan frase walaupun pada keadaan tertentu nampak penyusun mengalami ‘kelelahan’ dalam memindah-mindah kata dan frase sehingga pada halaman berikutnya memilih jalan pintas menjiplak 100 % identik dengan halaman di buku Iqro’ sebagaimana bukti foto yang kita lampirkan. Allahul musta’an.
__Serajin-rajin tupai melompat-lompat akhirnya kelelahan juga__
Jilid 3. At-Tartil (halaman)/ Iqro’ (halaman)
37/32, 36/31, 35/30, 34/29, 33/28, 32/27, 31/26, 28/23, 26/20, 25/19, 24/18, 23/17, 22/12, 21/14, 20/15, 16/10
Setelah memplagiat, mencuri milik orang lain merekapun memproduksi dan menjualnya secara luas di masyarakat dengan memasang ‘portal’ bertuliskan:
Dilarang memperbanyak isi buku (plagiat, pen) ini dalam bentuk apapun tanpa seizin penerbit atau penyusun
Benar-benar tipis rasa malunya.
📝 __Abdul Ghafur Al-Malanji__
Setelah memplagiat, mencuri milik orang lain merekapun (MMA) memproduksi secara massal dan menjualnya secara luas di masyarakat dengan memasang ‘portal’ bertuliskan:
Dilarang memperbanyak isi buku (plagiat, pen) ini dalam bentuk apapun tanpa seizin penerbit atau penyusun.
Kelicikan yang luar biasa. Pencuri yang melarang buku curiannya dicuri/diplagiasi. Na’udzubillah.
